Kamis, 16 April 2015

Maka Nikmat Tuhan Yang Manakah Yang Engkau Dustakan, Bersyukurlah

Bersyukurlah
Kita diciptakan pasti tidak sia-sia, setiap manusia yang terlahir ke dunia adalah orang yang telah Allah pilih untuk mengemban amanah dan agar bermanfaat bagi sesama.

Bahkan seekor babi pun dapat bermanfaat untuk makhluk hidup lainnya (babi memakan kotoran, sehingga bisa dikatakan berguna untuk membersihkan lingkungan), apalagi manusia yang tercipta dengan predikat makhluk yang paling mulia diantara hewan dan tumbuhan.
Kita hidup di dunia ini atas izin Sang Maha Pencipta.

Ia mengizinkan kita dengan menciptakan mata untuk dapat melihat indahnya bumi, matahari, langit, bulan, bintang, awan dan segalanya yang ada di langit.
Dia mengizinkan kita dengan menciptakan hidung dan paru-paru untuk dapat menghirup udara dan bernapas agar kita dapat bertahan hidup sampai usia yang telah ditentukan-Nya.
Dia mengizinkan kita dengan menciptakan lidah untuk dapat menikmati lezatnya buah-buahan dan sayuran sebagai penopang hidup utama kita di dunia dan sebagai penyembuh dari berbagai macam penyakit fisik.
Dia mengizinkan kita dengan menciptakan telinga untuk dapat mendengar suara adzan yang begitu indah dan mengingatkan kita untuk selalu menyembah-Nya.
Dia mengizinkan kita untuk mempunyai kaki yang bisa kita gunakan untuk berjalan menuju jalan lurus yang diridhai Allah, dimana kita dianjurkan untuk melangkahkan kaki ini kepada hal-hal yang benar.
Dia mengizinkan kita untuk mempunyai tangan yang seharusnya bisa kita gunakan untuk hal-hal yang jauh dari keburukan.
Dia mengizinkan kita untuk mempunyai mulut yang bisa berbicara agar kita bisa mengingatkan sesama akan kesalahan setiap hamba-Nya.

Itulah beberapa diantaranya kenikmatan dan kasih sayang Allah untuk kita, masih banyak kenikmatan lain yang Allah berikan kepada kita, hingga kita tak dapat menghitung berapa banyaknya.
Saudara-saudariku, marilah sama-sama kita bersyukur.

Sesulit apa pun kita mendapatkan cobaan dari-Nya, bayangkan bahwa masih banyak orang lain yang mungkin lebih sulit daripada kita.
Ujian yang Dia berikan kepada kita mungkin tak seberapa, tapi kasih sayang Allah lebih dari dunia dan seisinya.

Tresna YR

0 komentar:

Posting Komentar