Rabu, 14 Januari 2015

Muslim Hebat, Bijak Menggunakan MedSos !

Bismillahirrahmanirrahiim..

Yaa muslim, Yaa muslimah...
Kini kita semua tahu dan menyadari kekuatan media, Media is Fowerfull. Media sangat berpengaruh dalam konstruksi sosial. Masyarakat kita kini semakin meninggalkan budaya lama, budaya ketimuran. Masyarakat Indonesia cenderung meniru dan menerapkan budaya barat dalam kehidupannya. Tentu saja hal ini tidak luput dari pengaruh media, peran media disini sangatlah besar.
Tentu saja kita tidak bisa menolak kemajuan teknologi ini, kita tidak juga mudah menarik diri untuk tidak menggunakannya karena kemajuan jaman yang membawa kita sangat terbantu dengan teknologi ini, terutama dalam hal penyampaian dan perolehan informasi. 

Tidak bijak apabila kita sebagai muslim malah mencoba menjauh dari teknologi ini. Memang banyak yang kita temui menyimpang. Banyak misi konspirasi dibalik semua ini, terutama menghancurkan aqidah umat dengan Ghozul Fikr (Serangan Pemikiran) melalui tayangan-tayangan dan gambar-gambar yang disajikan yang sebenarnya penuh dengan makna tersirat kaum kafir dalam misi melemahkan kaum muslim terutama kaum muda. 

Namun, sebagai kaum muslim yang cerdas. Ketika menyadari akan hal ini, dimana kaum kafir mampu menggunakan media semaksimal mungkin hingga pengaruhnya sangat dahsyat terhadap perubahan peradaban saat ini. Kenapa kita tidak memanfaatkan pula yang lebih maksimal dalam menyebarkan kebenaran?? Padahal kita mampu, kita bisa mengambil celah disini. Dimana setiap lini kita masuki, kita sebar kebenaran, kita harus lebih gigih dalam berkarya. Jika kaum kafir mampu dan sangat gigih dalam menjalankan misinya, maka kita harus lebih gigih darinya. Menggemakan kekuatan Al Islam, menggencarkan media massa dengan gebrakan umat. 

Maka, gunakanlah media sosial dengan baik. Jadilah bermanfaat dengan ikut serta menyelamatkan agama Allah dalam misi menegakkan kebenaran. Perkayalah ilmu dengan lebih banyak membaca pengetahuan dan sejarah, pilihlah tayangan yang mendidik dan penuh pengetahuan disamping hanya menghibur semata yang berujung melalaikan, dan tanpa lelah memperbaiki kualitas diri, terutama kualitas iman. *** 

@Ukhti Karunia

0 komentar:

Posting Komentar